Demi Peningkatan Kualitas SDM - Jabal Hikmah Gelar Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran
| oleh LiezzLokon
expose.jabalhikmah.org - Demi tercapainya visi-misi Pondok yakni peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, Pondok Pesantren Jabal Hikmah melaksanakan Workshop Peningkatan profesionalisme Guru melalui kegiatan PKB atau lebih jelasnya Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran yang di inisiator oleh SMP Islam Jabal Hikmah bertempat di Gedung Aula Bersama Jabal Hikmah (Selasa, 13/07/2021).
Kegiatan ini di ikuti oleh Dewan guru Se Yayasan Jabal Hikmah Mekarsari Swangi, yakni Guru MI, SMP Islam dan MA Plus Keterampilan Jabal Hikmah.
Dalam kesempatan workshop ini, Kepala SMP Islam Jabal Hikmah dapat menghadirkan 2 Pengawas Pembina yaitu Lalu Muhammad Ali, M.Pd dan Zulkipli, M.Pd sebagai Narasumber.
Kegiatan Workshop ini dibuka langsung oleh Pimpinan Pondok yang sekaligus Sekretaris Yayasan, Ust. Mashar, S.Pd.,
Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok menyampaikan Pondok Pesantren sedang melakukan perbaikan terhadap kualitas pendidikan, kualitas Sumber Daya Kepala Sekolah dalam pembuatan Kurikulum Sekolah, SDM Guru dalam membuat perangkat pembelajaran.
"Ada beberapa hal perlu kita perbaiki untuk kualitas Pendidikan kita, pertama sumber daya manusia bagi kepala sekolah dalam merancang dan membuat Dokumen 1 kurikulum sekolah, yang kedua sumber daya manusia untuk guru-guru dalam menyusun dan membuat perangkat kemudian proses sampai evaluasi, inilah yang kita harapkan dengan workshop-workshop ini dalam rangka meningkatkan kualitas SDM baik kepala sekolah, guru, tenaga pendidik, TU dan Operator, semuanya harus diberikan untuk mengembangkan dirinya", dalam sambutannya.
Harapan pimpinan pondok melaksanakan Workshop ini agar dewan guru sudah memiliki perangkat pembelajaran sebelum masuk ke kelas, dewan guru juga diharapkan memahami tufoksi masing-masing.

"Tujuan workshop ini Yang pertama adalah agar perangkat pembelajaran kita tahun 2021-2022 ini sudah tersedia sebelum masuk ke dalam kelas, ada satu Minggu waktu kita untuk menyiapkan perangkat. Yang kedua kita memahami tufoksi kita, buku 1, 2, 3 apa maksudnya. Kami berharap kepada semua kepala sekolah untuk mengecek perangkat pembelajaran sebelum ke mulai belajar ke dalam kelas", tambahnya.
Dalam pengantar sebelum masuk ke materi workshop, Narasumber pertama Bapak Lalu Muhammad Ali, M.Pd menjelaskan wacana/rencana akan ada Kurikulum Operasional Sekolah bagi sekolah penggerak.
"Kurikulum Operasional Sekolah ini hanya untuk 4 sekolah swasta dan 12 sekolah negeri yang termasuk sekolah penggerak, itupun berlaku untuk kelas 7 SMP dan kelas 1 sampe 4 untuk SD." Kata Mamiq Ali.
Harapan Mamiq Ali selaku Pengawas Pembina SMP Islam Jabal Hikmah dengan adanya workshop ini berharap dewan guru bisa menyusun buku kerja, sebelum mulai kegitan belajar mengajar buku kerja sudah tercetak. (eL)

Facebook Comments